Redam



begitu mudahnya memancing kemarahan
hanya karena salah paham
kita boleh berbeda, kita memang tak pernah sama
meskipun berbeda tapi kita harus tetap utuh

redam semua amarahmu
jangan sampai kau ditaklukkan dengan nafsumu sendiri
tolong tahan emosimu
tak perlu diungkapkan dengan kekerasan
dan cobalah hadapi dengan hati yang dingin

begitu indahnya perbedaan
bila kita bisa merangkai berjuta nada menjadi melodi
kita bebas berpendapat
kita bisa bicara apa saja tanpa saling menyakiti, saling memahami

redam semua amarahmu
jangan sampai kau ditaklukkan dengan nafsumu sendiri
tolong tahan emosimu
tak perlu diungkapkan dengan kekerasan
dan cobalah hadapi dengan hati yang dingin, hati yang dingin

redam semua amarahmu
jangan sampai kau ditaklukkan dengan nafsumu sendiri
tolong tahan emosimu
tak perlu diungkapkan dengan kekerasan

redam amarahmu

redam semua amarahmu
jangan sampai kau ditaklukkan dengan nafsumu sendiri
tolong tahan emosimu
coba hadapi dengan hati yang dingin

Bertahan untukmu


Saat aku jauh dari dirimu
Membelah langit membelah lautan
Adakah engkau mendengar
Lagu rindu yang ku tulis untukmu

Betapa jarak waktu memaksa kita
Memaknai sebuah kata rindu
Adakah engkau mendengar
Doa-doaku di ruang batinmu

Aku akan bertahan untukmu
Menjaga semua janji ini
Doakan aku cepat kembali
Kan ku bawa sebentuk hati
Yang penuh dengan cinta
Hanya untuk dirimu

Ku titipkan engkau pada pemilik jiwa
Karena ku yakin dia kan menjaga
Asa yang aku tinggalkan
Pada lingkar janji kehormatanmu

Karena aku akan bertahan untukmu
Menjaga semua janji ini
Doakan aku cepat kembali
Kan ku bawa sebentuk hati
Yang penuh dengan cinta
Hanya untuk dirimu

Karena aku akan bertahan untukmu
Menjaga semua janji ini
Doakan aku cepat kembali
Kan ku bawa sebentuk hati
Yang penuh dengan cinta
Hanya untuk dirimu
Bila kau menungguku

Terlalu banyak bertanya



Gak berasa udah ngederin lagu menerobos gelap nya Padi sebanyak 20 kali dan kopi yang gua minum udah gelas kedua sambil menatap hujan, ah..rasanya gua dapet sebuah kata kunci untuk diri gua sendiri..

Lagu ini menginspirasi diri gua sejak pertama kali diputar gua mendengarkan dengan seksama kalimat pada liriknya “tak kupertanyakan lagi, seperti waktu itu pernahku terjebak tanpa satu teman menemaniku”. inilah kunci bagi diri gua karena selama ini gua banyak bertanya, terlalu banyak pertanyaan dalam benak gua terutama bertanya kepada Tuhan.

Dan pada hari ini gua sudahi untuk tak lagi banyak bertanya, akan gua lakuin semua untuk dan karena Tuhan.

Nasib



Kita mungkin memiliki masa lalu yang buruk, tapi kita memiliki kepal tangan untuk mengubahnya. Kepal tangan yang akan menentukan sendiri nasib kita hari ini, kepal tangan yang akan melukis sendiri masa depan kita

Lirik lagu Closehead - Menjelang hilang


Awal yang tak pernah hilang
T'lah kusimpan di lubuk hati terdalam
Hati mana tak terluka
Melawan harapan menjelang hilang

Selama aku bernapas
Selama aku mampu melihat terang kehidupan
Akan ku kenang dirimu
Tak kan ku lupakan kamu
Pasti kan slalu ku kenang

Gelap sudah ku lihat
Menjelang hilang

Jagalah dirimu baik-baik
Jagalah dirimu baik-baik
Jagalah dirimu baik-baik

Selama aku bernapas
Selama aku melihat terang kehidupan
Akan ku kenang dirimu
Tak kan ku lupakan kamu
Pasti kan slalu ku kenang

kan ku kenang...........
kan ku kenang...........
kan ku kenang...........
kan ku kenang...........

Lirik Lagu Closehead - Heart of Pop (Percayalah)


Telah lama ku nantikan kedatanganmu kembali
Berharap kau masih seperti yang dahulu
Mencoba tuk mengulang kembali
Ingatan yang kian terkikis setelah sekian lama kita berpisah

Tak pernah ku lupakan saat kita berdua bersama
Bercerita di malam penuh makna
Semua banyak yang hilang sejak kepergianmu
Mencoba tuk mengulang keadaan

Namun tetap berbeda ku rasakan tanpamu
Yang mampu membuat ku ceria saat ku ingin...

Dan kini kau pun kembali
Namun tak seperti yang kuharapkan
Terlalu banyak rahasia yang kau simpan
Di perjalanan yang telah kau lalui

Masih adakah sisa dirimu
Yang mampu membuatku kembali bahagia
Ku yakin jalan masih banyak bagi kita
Tuk buktikan segala keraguan

Sangat berat kurasakan
Semua langkah yang ku jalani
Menjadi dilema tuk bersihkan yang tak pernah lepas
Dari semua bayangannya yang mengikuti

Percayalah..
Percayalah..
Percayalah..

This is Jagakarsa - Sejarah Jagakarsa

kode pos 12620.


Jagakarsa terdiri dari 7 RW, mayoritas penduduknya beragama Islam, Penduduk pribuminya merupakan suku Betawi Modern dengan pemikiran maju dan berpendidikan tinggi, berbeda dengan betawi di kelurahan atau di kampung tetangganya.

di kelurahan ini terdiri dari beberapa kampung, dan pembagian lingkungan RW berdasarkan kampung. Kampung-kampung yang ada di lingkungan Kelurahan Jagakarsa al: Babakan yaitu terkenal dengan setu babakan (RW 01), Jagakarsa (RW 02,05,07), Kelapa Tiga (RW 03) dan Kampung Kandang (RW 04, 06)

Sejarah Jagakarsa

Sejarah Berdirinya Jagakarsa,
Pembukaan Hutan di wilayah yang kemudian disebut Jagakarsa, tak lepas dari perang Mataram-VOC pada tahun 1628 dan 1629. Pada tahun 1628 saat pembukaan lumbung padi dari Karawang sampai Selatan Jakarta untuk mengepung VOC di Pasar Ikan, Jagakarsa termasuk wilayah yang dibuka. Pada awalnya wilayah tersebut dijadikan sebagai tangsi dari pasukan Raden Prembun (De Haan, 1973) kemudian saat penyerbuan dan Mataram mengalami kegagalan, Jagakarsa dijadikan tempat pelarian pasukan Mataram.

Pasukan VOC sendiri hanya mengejar pasukan Mataram sampai wilayah Jatinegara. Sisa-sisa pasukan di Jagakarsa dikenal sebagai istilah : Kaum Ganjuran, dari sinilah kemudian berkembang kata Ciganjur, Ganjuran adalah nama sejenis pohon Jati yang ada di sekitaran wilayah Jagakarsa. Kaum Ganjuran sendiri kemudian mengenal pemimpinnya bernama Surodipo yang dipanggil Kyai Raden Suro. Pada saat penyerbuan ke Batavia tahap dua tahun 1629, Surodipo dibawa ke Mataram dan langsung menerima titah dari Sultan Agung Hanyokrokusumo untuk memimpin 15 panatus (pasukan yang terdiri 100 orang) menyerbu Batavia.

Pasukan Surodipo sendiri diambil dari wilayah Karawang, Pamanukan dan Indramayu, dari sinilah kelak dialek Jagakarsa dikenal sebagai 'betawi ora'. Pasukan Surodipo dibawah komando Tumenggung Wiroguno. Pada serangan 1629, Pasukan Surodipo mengalami kehancuran total. Sementara Pangeran Wiroguno melarikan diri ke wilayah yang sekarang disebut Pejaten. Surodipo sendiri berhasil ditangkap di sekitar Gunung Sahari dan dipenggal kepalanya oleh Kapten Van Smurtssen seorang perwira dari pasukan bayaran VOC.

Anak Surodipo yang bernama Raden Mohammad Kahfi alias Raden Jagakarsa saat itu masih berusia 14 tahun, berhasil menyelamatkan diri ke wilayah yang sekarang dikenal sebagai Duren Tiga, dulu wilayah tersebut adalah Hutan yang banyak dikelilingi pohon duren yang tumbuh liar. Dari Duren Raden Jagakarsa kemudian diselamatkan oleh gerilyawan Wiroguno dan dibawa ke Tumenggung Wiroguno.

Wiroguno sendiri membangun markas perlawanan VOC selama 3 (tiga) tahun, lalu pada 1632 Wiroguno membuat sebuah keputusan bahwa wilayah di luar Wiragunan (sekarang Pejaten, Ragunan dan Cilandak) adalah milik dari Raden Jagakarsa.

Lalu Raden Jagakarsa menjadi penguasa wilayah ini sampai pada tahun 1685.


Sumber: Wikipedia bahasa Indonesia